Allah Ta’ala berfirman,

وَقَالَ ٱلرَّسُولُ يَٰرَبِّ إِنَّ قَوْمِى ٱتَّخَذُوا۟ هَٰذَا ٱلْقُرْءَانَ مَهْجُورًا

Dan berkata Rasul ﷺ,

“Yaa Rabku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan”.

Dari ayat di atas para ulama menjelaskan bahwa dulu orang-orang kafir quraisy mengingkari Al Quran. Mereka berkata Al Quran dongeng orang-orang terdahulu.

Mereka juga berkata Al Quran buatan Muhammad padahal Nabi Muhammad ﷺ

seorang yang ummiy (buta huruf) jadi tidak mungkin dapat membuat Al Quran.

Tidak jarang mereka menantang para Nabi dan Rasul untuk mendatangkan azab pada mereka. Wal iyadzu billah.

Di kitab hadits arbain Imam an Nawawi hadits no 23 disebutkan,

عَنْ أَبِي مَالِكٍ الحَارِثِ بْنِ عَاصِمٍ الأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:) الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيْمَانِ، وَالحَمْدُ للهِ تَمْلأُ المِيْزَانَ، وَسُبْحَانَ اللهِ والحَمْدُ للهِ تَمْلآنِ – أَو تَمْلأُ – مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ، وَالصَّلاةُ نُورٌ، والصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ، وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ، وَالقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ، كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَائِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَو مُوْبِقُهَا رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Abu Malik Al-Harits bin ‘Ashim Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Bersuci itu sebagian dari iman, ucapan Alhamdulillah memenuhi timbangan. Subhanallah dan Alhamdulillah (keduanya) memenuhi langit dan bumi. Shalat cahaya, sedekah bukti nyata, kesabaran sinar, Al Quran hujjah yg membelamu atau hujjah yang menuntutmu. Setiap manusia berbuat, seakan-akan ia menjual dirinya, ada yang memerdekakan dirinya sendiri, ada juga membinasakan dirinya sendiri” (HR. Muslim).

Dari nash di atas ulama menjelaskan nanti di hari kiamat Al Quran akan membela mereka-mereka yang dekat dengan Al Quran, yang berusaha untuk membaca, mentadaburi, serta berusaha mengamalkannya seperti sabda Nabi ﷺ tetapi Al Quran juga akan menuntut mereka. Dan yakinlah tidak akan selamat mereka yang dituntut oleh Al Quran.

Rasulullah ﷺ

bersabda,

ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ ﻭَﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ ﻳَﺸْﻔَﻌَﺎﻥِ ﻟِﻠْﻌَﺒْﺪِ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ، ﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟﺼِّﻴَﺎﻡُ : ﺃَﻱْ ﺭَﺏِّ، ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻄَّﻌَﺎﻡَ ﻭَﺍﻟﺸَّﻬَﻮَﺍﺕِ ﺑِﺎﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ : ﻣَﻨَﻌْﺘُﻪُ ﺍﻟﻨَّﻮْﻡَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻴْﻞِ، ﻓَﺸَﻔِّﻌْﻨِﻲ ﻓِﻴﻪِ، ﻗَﺎﻝَ : ﻓَﻴُﺸَﻔَّﻌَﺎﻥِ

“Amalan puasa dan membaca Al Quran akan memberi syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat. Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafaat padanya. Dan Al Quran berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkan aku memberi syafa’at kepadanya, maka keduanya diizinkan memberi syafa’at (HR Ahmad)

Oleh karenanya nasihat bagi mereka yang sampai detik ini masih jauh dari Al Quran taubati dosa dan perbaiki iman, perbaiki juga keikhlasan ibadah dan amal-amal agar hati ini merasakan nikmat ketika berusaha dekat dengan Al Quran dan hati ini berasa nikmat ketika beribadah dgn ibadah-ibadah lain.

Kepada الله kita mohon taufik dan inayah.

Lalai Dari Al Quran Binasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *